Efektifitas Self-Regulation Terhadap Motivasi Belajar Siswa Dalam Pelaksanaan Full Day School Di Kelas XI Kuliner SMKN 1 Pasaman
DOI:
https://doi.org/10.62194/zzk5n254Keywords:
Self-Regulation, Motivasi Belajar, Full Day SchoolAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self-regulation terhadap motivasi belajar siswa dalam pelaksanaan full day school di kelas XI Kuliner SMK Negeri 1 Pasaman. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain ex post facto dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 63 siswa dan seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat self-regulation siswa berada pada kategori baik dengan TCR sebesar 72%, sedangkan motivasi belajar berada pada kategori baik dengan TCR sebesar 79%. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa self-regulation berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan kontribusi sebesar 42%. Dengan demikian, semakin baik kemampuan pengaturan diri siswa, maka semakin tinggi motivasi belajar yang dimiliki.
References
Amalia. (2023). Pengaruh kesadaran diri terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan, 5(2), 123–130.
Amalia. (2024). Peran self-regulation dalam meningkatkan kualitas belajar siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(1), 45–52.
Arsyad. (2022). Regulasi diri dalam proses pembelajaran siswa. Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(3), 210–218.
Dini. (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi self-regulation dan motivasi belajar siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 7(1), 15–25.
Erlina. (2019). Pengaruh kontrol diri terhadap keberhasilan belajar siswa. Jurnal Pendidikan, 3(2), 89–95.
Farhan. (2023). Analisis indikator motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Modern, 5(1), 33–40.
Febiyanti, N., & Laili, N. (2023). Hubungan self-regulated learning dengan motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 8(2), 101–110.
Glorius. (2023). Pengaruh faktor psikologis terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Psikologi, 6(2), 55–63.
Gustiawati. (2020). Pengaruh kelelahan terhadap konsentrasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan, 4(1), 67–73.
Lasmanawati. (2021). Regulasi perilaku dalam pembelajaran siswa. Jurnal Pendidikan, 5(2), 120–128.
Maria, R., et al. (2022). Pengaruh self-regulation terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan, 6(3), 200–210.
Pebriana. (2022). Pengaruh lingkungan belajar terhadap motivasi siswa. Jurnal Pendidikan, 5(1), 75–82.
Prastiwi. (2021). Hubungan self-regulation dengan motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan, 4(2), 145–152.
Rahman. (2021). Motivasi belajar dalam proses pendidikan. Jurnal Pendidikan, 5(2), 98–105.
Sardiman. (2018). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sari, D., et al. (2023). Pengaruh self-regulation terhadap disiplin belajar siswa. Jurnal Pendidikan, 7(1), 55–63.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Uno, H. B. (2017). Teori motivasi dan pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.
Yana. (2021). Dampak full day school terhadap kondisi belajar siswa. Jurnal Pendidikan, 6(1), 40–48.
Downloads
Submitted
Accepted
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ersa Rahma Wardani, Cici Andriani, Wiwik Gusnita, Yolanda Intan Sari (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













