Pengaruh Model TGT Berbantuan Math Kids terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas I SDN Gunung Sarik
DOI:
https://doi.org/10.62194/yrwwfz42Kata Kunci:
Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT), Math Kids, Hasil Belajar, MatematikaAbstrak
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa dalam pembelajaran Matematika di kelas I SDN 29 Gunung Sarik yang masih di bawah KKTP. Penyebabnya adalah proses pembelajaran yang dirasa kurang efisien, di mana siswa tidak dapat berkonsentrasi dengan baik dan sering bermain saat pembelajaran berlangsung, serta minimnya partisipasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Tipe (TGT) Berbantuan Aplikasi Math Kids Terhadap Hasil Belajar Matematika Kelas I SDN 29 Gunung Sarik Kota Padang. Jenis penelitian ini penelitian eksperimen, dengan metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen Design dengan rancangan Posttest Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas I SDN 29 Gunung Sarik yang mana kelas IB sebagai kelas kontrol yang menggunakan metode ceramah, sedangkan kelas IA sebagai kelas keksperimen menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe (TGT) dengan berbantuan aplikasi Math Kids. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji t. Berdasarkan hasil penelitian ini, terlihat bahwa thitung = 1,892 > ttabel = 1,686. Berdasarkan pengujian thitung > ttabel = ( 1,892 > 1,686) maka hipotesis H1 diterima. Dari hasil penelitian terbukti bahwa model pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan aplikasi Math Kids memberikan pengaruh terhadap hasil belajar Matematika di kelas I SDN 29 Gunung Sarik Kota Padang.
Referensi
Arends, R. (2012). Learning to teach. New York: McGraw-Hill.
Asryad, A. (2017). Media pembelajaran. Jakarta: Rajawali Press.
Bahri, S. (2020). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Daryanto. (2016). Media pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media.
Hasratuddin. (2020). Membangun Karakter Melalui Pembelajaran Matematika. Celeban Timur, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Huda. (2014). Model-model pengajaran dan pembelajaran. Pustaka Pelajar.
Isjoni. (2013). Cooperative Learning: Efektivitas Pembelajaran Kelompok. Bandung: Alfabeta.
Kemendiknas. (2003). Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional. Indonesia: Sekretariat Negara.
Komalasari. (2014). Pembelajaran Kontekstual (Konsep dan Aplikasi). Bandung, Jawa Barat: PT. Refika Aditama.
Kurniasih, I., & Sani, B. (2015). Ragam Pengembangan Model Pembelajaran. Jakarta: Kata Pena.
Permendiknas. (2023). Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta, Indonesia: Sekretariat Negara.
Rifqi, M. (2022). Pengaruh Penerapan Strategi Pembelajaran Cooperative Learning Model Team Game Tournament (TGT) untuk Meningkatkan Keaktifan Peserta Didik. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 7(1). doi:https://doi.org/10.32585/edudikara.v7i1.271
Rusman. (2022). Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Rajawali Press.
Rusmawati. (2020). Inovasi pembelajaran bahasa indonesia melalui pendekatan proses. Prosiding Universitas PGRI.
Sanjaya, W. (2016). Strategi Belajar Mengajar Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Shoimin. (2014). Model pembelajaran inovatif. Ar-Ruzz.
Slameto. (2015). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Slavin, R. (2015). Coorperative learning: theory, research and practice. Bandung: Nusa Media.
Sugiyono. (2016). Statistik untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Uno, H. (2012). Teori motivasi dan pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.
Unduhan
Telah diserahkan
diterima
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Azizah Ramadhani, Maifit Hendriani, Khairul Ikhwan (Author)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.













